Fermentasi Dedak Padi

Dedak padi atau bekatul yang menjadi salah satu bahan baku untuk pembuatan ransum ternak khususnya bebek peking sebagai sumber energi, sehingga penggunaan bekatul pada dunia peternakan sangatlah penting dalam menghemat biaya pakan dan biasanya dibuat fermentasi untuk penggunaan yang lebih lama.

Berasal dari proses pemisahan beras dengan sekam atau kulit gabah yang sudah dikeringkan yang biasanya di dunia peternakan unggas disebut dengan nama bekatul, lalu diolah kembali sama peternak menjadi fermentasi yang membuat jenis pakan tersebut menjadi lebih berkualitas.

Fermentasi Dedak Padi Sederhana

Cara fermentasi sederhana ini bisa mengikutsertakan cairan molase, tapi jika tidak memilikinya bisa membuatnya dengan melarutkan 1 kg gula aren ke dalam 1 liter air dan berikut langkah-langkah nya:

Bahan Fermentasi:

  • Dedak padi (segar)
  • Air
  • Molase
  • Kantong plastik atau Drum

Tata Cara:

  • Persiapkan betakul sesuai yang dibutuhkan.
  • Campurkan air sebanyak 25% (dari berat dedak padi) dengan molase sekitar 3% (dari berat betakul yang digunakan).
  • Lalu tambahkan campuran larutan molase dan air kedalam dedak padi pada satu wadah.
  • Setelah semua bahan tercampur aduk hingga merata dan masukan kedalam drum atau kantong plastik serta tutup serapat-rapatnya.
  • Proses fermentasi sudah dimulai ketika semua bahan sudah tercampur, kemudian bisa difermentasikan selama 1 bulan pada suhu kamar.

Kesimpulan

Itulah fermentasi yang menjadi suatu teknologi yang akan membuat umur simpan pada sebuah produk menjadi lebih lama, maka untuk melakukan fermentasi tidak boleh dilakukan sembarang yang akan menyangkut kandungan gizi.

Umur simpan dari fermentasi dedak padi ini tidak dapat disimpan dengan jangka waktu yang lama seperti jenis pakan lainnya, karena disebabkan oleh ketidakstabilan aktivitas enzim yang membuat kerusakan pada kandungan lemak hingga mengeluarkan aroma tengik.

Baca Juga!  Bagaimana membuat podcast yang menarik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *