Lebih Bagus Mana, PowerDirector atau Filmora?

Di tahun 2020 saat ini, aplikasi edit video kian marak dicari oleh beragam kalangan dengan tujuan untuk menghasilkan video-video keren. Belakangan ternyata tidak hanya datang dari kalangan professional saja, namun juga dari beragam elemen masyarakat. Jika ditanya tujuan hasil edit video untuk apa, jawabannya juga beragam, mulai dari kebutuhan upload ke social media, seperti Instagram story atau feed, memulai sebagai youtubers, dan masih beragam lainnya.

Power Director dan Filmora merupakan dua aplikasi diantara banyaknya aplikasi editing video di luar sana. Kedua aplikasi ini juga mungkin sudah lebih dikenal terlebih dahulu melalui platform mobile seperti di Android. Namun, belum lama ini kedua developer dari aplikasi tersebut juga telah meluncurkan versi terbarunya untuk platform desktop alias bisa digunakan melalui PC atau laptop.

Jika kebutuhan editing video kamu tidak begitu kompleks dan memiliki ukuran yang ringan, tentu saja hal tersebut masih sanggup untuk dilakukan menggunakan smartphone android kamu. Namun, jika video yang akan diedit memiliki ukuran besar, tentu akan sangat lambat jika harus dirender melalui hp dan bisa berisiko aplikasi crash atau hp kamu menjadi overheat.

Pada kesempatan kali ini, kami akan mencoba mengulas kedua aplikasi tersebut, namun untuk versi yang desktopnya.

1. Cyberlink PowerDirector

Di aplikasi mobile, Power Director merupakan salah satu aplikasi edit video yang cukup laris. Pada versi desktopnya, Cyberlink tetap membawa konsep user interface yang mudah dan nyaman digunakan oleh pemula sekalipun. Fitur-fitur yang ditawarkan oleh Cyberlink power director di aplikasi edit video pc mereka ini tergolong cukup lengkap untuk memenuhi kebutuhan dasar editor pemula, mulai dari fitur pewarnaan video atau color adjustment, kemudian audio mixing dasar, 360 video editing, dan beberapa lainnya.

Baca Juga!  Cara Download Film Di Indoxxi Dengan Mudah Dan Cepat

Kemudian untuk dapat menjalankan aplikasi ini, kamu hanya perlu memiliki spesifikasi komputer atau laptop minimal menggunakan RAM 2GB yang mana angka tersebut terbilang kecil untuk saat ini. Namun, jika kamu merupakan seorang editor professional, tentu saja aplikasi ini masih banyak kekurangan bila disandingkan dengan aplikasi professional lainnya seperti adobe premiere pro.

2. Wondershare Filmora

 Tidak jauh berbeda dengan Cyberlink Power Director, Filmora merupakan aplikasi yang juga lebih dikenal lebih dahulu melalui aplikasi mobile mereka. Namun, Filmora juga meluncurkan aplikasi edit video versi desktop milik mereka.

Pada aplikasi Filmora versi Dekstop, kamu bisa menggunakan seluruh fitur yang disediakan secara Cuma-Cuma. Sehingga aplikasi ini bisa dibilang cukup powerful untuk sebuah aplikasi yang bisa digunakan secara gratis. Jika kamu merupakan seorang pemula, Filmora juga secara official telah menyediakan beragam tutorial yang bisa digunakan sebagai referensi dalam melakukan editing.

Namun, meskipun memiliki fitur yang lengkap dengan beragam plugin bermanfaat, serta beragam tutorial tersedia, untuk pengguna Filmora versi gratis, hasil video yang dihasilkan akan terdapat sebuah watermark. Tentu saja ini akan membuat video kamu tampak kurang professional jika ditujukan untuk kebutuhan komersil. Untuk menghilangkannya kamu perlu berlangganan dengan membayar biaya dengan jumlah tertentu.

Sebagai aplikasi edit video pc, kedua aplikasi di atas cukup bagus jika diperuntukkan untuk pengguna yang masih dalam tahap belajar mengenal fitur-fitur dasar, juga mengedit video. Namun, kedua aplikasi di atas tentu akan dirasa kurang cocok jika digunakan oleh para professional jika harus dibandingkan denganĀ  Adobe Premiere Pro atau Sony Vegas Pro.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *