Panduan Tips Pergi Liburan Ke Bekasi

Bekasi merupakan salah satu wilayah di Provinsi Jawa Barat. Kota ini juga berada dalam kawasan metropolitan Jabodetabek dan berkembang menjadi tempat tinggal kaum urban, sentra industri dan perdagangan jasa. Pemerintah setempat terus mengembangkan fasilitas-fasilitas pendukung masyarakat, misalnya pasar tradisional dan modern, perumahan, tempat ibadah, sarana pendidikan dan kesehatan. Kota yang dijuluki sebagai Kota Patriot dan Kota Pejuang tersebut dapat diakses dari berbagai penjuru melalui jalur bebas hambatan pintu tol Bekasi Barat dan Bekasi Timur melintasi Jakarta dan sebaliknya, serta ketersediaan jalur kereta api. Posisinya juga semakin penting berada di jalur tol Jakarta Cikampek setelah dibangunnya jalan tol Cipularang yang menghubungkan Bandung dengan Jakarta secara cepat. Sektor industri dan perdagangan menjadi sektor yang diunggulkan dan berkembang sangat pesat. Tak hanya industri besar yang memberikan keuntungan bagi pengusaha lokal maupun internasional dan menjadikan Bekasi sebagai kawasan industri, tetapi juga industri kecil yang berkembang dan telah membuka pasar internasional.bahkan, perdagangan ikan hias di Bekasi merupakan komoditi terbesar di Asia Tenggara dan diekspor ke berbagai negara seperti Australia,Belanda dan Selandia Baru. Selain itu, untuk memenuhi kebutuhan olahraga, Pemerintah Kota Bekasi membangun stadion baru bertaraf internasional berkapasitas sekitar 30.000 tempat duduk. Stadion ini menjadi kandang klub sepak bola Persipasi. Lalu, lapangan olahraga di GOR Bekasi juga ditata kembali dan mempercantik taman kota.

Baca Juga: Rental Bus Bekasi

Asal Usul Nama Bekasi

Nama “Bekasi” berasal dari kata “bagasasi” yang artinya sama dengan candrabaga dalam Prasasti Tugu pada masa Kerajaan Tarumanegara, yakni nama sungai yang melewati kota ini. Dulunya kota ini bernama Dayeuh Sundasembawa atau Jayagiri sebagai ibukota Kerajaan Tarumanegara yang mencakup wilayah Bekasi, Sunda Kelapa, Depok, Cibinong, Bogor hingga Sungai Cimanuk di Indramayu. Wilayah Bekasi tercatat sebagai daerah yang banyak memberikan informasi tentang Tatar Sunda pada masa lampau. Faktanya dengan ditemukannya empat prasasti dikenal dengan nama Prasasti Kebantenan dan tertulis dalam lima lembar lempeng tembaga. Sejarah panjang dan dinamik dimiliki Bekasi yang dibuktikan dari zaman ke zaman sejak Pemerintahan HIndia Belanda, pendudukan militer Jepang, perang kemerdekaan dan setelah merdeka menjadi Republik Indonesia. Kini, kehidupan masyarakat dikuasai oleh tuan tanah keturunan Cina, hingga akhirnya menjadi Kota Administrasi Bekasi meliputi empat kecamatan, yaitu Bekasi Timur, Bekasi Selatan, Bekasi Barat dan Bekasi Utara. Selanjutnya pertumbuhan penduduk cukup tinggi dan perekonomian semakin gairah, sehingga statusnya berubah menjadi Kotamadya pada tahun 1996.

Baca Juga!  Harga Sewa Bus Pariwisata Jakarta

Cara Pergi ke Bekasi

Kereta Commuter Kereta Rel Listrik (KRL) termasuk transportasi favorit masyarakat urban di Jabodetabek. Pasalnya, rute yang dilaluinya terkoneksi ke berbagai wilayah, termasuk Bekasi. Jika Anda menggunakan rute Jakarta Kota-Bekasi, tentu akan lebih mudah sampai ke Bekasi. Namun, untuk rute lainnya dapat melakukan transit atau pindah kereta di Stasiun Manggarai lalu mengambil kereta jalur Bekasi. Saat ini tarifnya ditentukan oleh jarak stasiun yang Anda tempuh. Bus Antarkota dan Bus Pengumpan Transjakarta.

Baca Juga: Sewa Bus Bekasi

Untuk melayani warga Bekasi, tersedia bus antarkota dari kota-kota di sekitarnya atau juga di luar Jabodetabek dan bus dalam kota yang juga dapat mengangkut penumpang ke berbagai jurusan. Sementara itu, tersedia pula bus pengumpan Transjakarta dari Jakarta menuju Kemang Pratama, Galaxi City dan Harapan Indah. Pemerintah juga merencanakan pembangunan monorel yang menghubungkan Bekasi Timur dengan Cawang dan Kuningan, sehingga nantinya mempermudah akses warga ke Bekasi. Kota satelit ini dilintasi oleh jalan tol Jakarta-Cikampek dengan empat gerbang tol akses, yakni Pondok Gede Barat, Pondok Gede Timur, Bekasi Barat dan Bekasi Timur. Selain itu, didukung juga jalan tol Lingkar Luar Jakarta dengan empat gerbang tol akses, seperti Jati Warna, Jati Asih, Kalimalang dan Bintara. Sementara itu, untuk mengatasi kemacetan lalu lintas antara Pusat Kota dengan Bekasi Utara, pemerintah setempat bersama pengembang Summarecon Agung akan membangun jalan layang Bulak Kapal di Jalan Joyomartono, Bekasi Timur. Transportasi Umum di Bekasi

Bahasa Daerah di Bekasi

Sulit menetapkan bahasa daerah yang digunakan sebab adanya percampuran budaya Sunda dengan Betawi akibat banyaknya pendatang. Jika diperhatikan orang asli atau sudah lama di Bekasi akan berbicara dengan bahasa Sunda. Namun, Bekasi yang notabene adalah kota urban, terimbas budaya Betawi termasuk bahsanya. Sering kali warga Bekasi dikenali dengan logat dan nada Sunda tetapi diksi dan kata-kata yang dipilih lebih mengarah ke bahasa Betawi, sehingga terkesan unik dan menarik. Tempat Wisata di Bekasi

Baca Juga!  Destinasi Wisata di Yogyakarta

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *