Pemilihan Jenis Flow meter

Sebelum menentukan jenis flow meter, rumuskan dulu tujan dan manfaat optimal yang ingin didapat setelah pemasangan flowmeter. Akibat dari kesalahan pemilihan model atau type, akurasinya jelek, biaya maintenance mahal, dan life time flow meter pendek. 

Yang tidak kalah penting, lokasi dan jenis  instalasi juga berpengaruh dalam menentukan type dan model dari flow meter solar. Jika mengacu pada pengalaman, jenis instalasi dan kondisi lapangan bisa menjadi acuan pertama dalam menentukan type flow meter. Berikut ini bisa dijadikan acuan awal dalam memilih type dan model flowmeter :

  • Jenis Fluida
    • Informasikan jenis fluida sedetail mungkin jika air jelaskan kepekatan, kekotoran, keasaman, dan seterusnya
  • Working  Pressure
    • Berikan data minimal pressure dan maximal pressure kerja  fluida
  • Temperature kerja
    • Ada baiknya kita berikan info tentang minimal dan maksial temperature lingkungan kerja dan fluida.
  • Viscosity dan density fluida
  • Fungsi dan Tujuan
    • Informasikan tujuan pemasangan apakah untuk pemantauan, pengontrolan baik lokal maupun remote
    • Apakah flow meter hanya untuk memantau flow rate dan volume atau dua-duanya
  • Ukuran Diameter Pipa dan Kapasitas flowmeter
    • Berikan data maximal dan minimal flow rate
    • Informasi diameter pipa, material pipa, dan jenis koneksinya
  • Akurasi Flow Meter yang diharapkan
  • IP class
    • Tentukan class proteksinya seperti untuk tahan terhadap cuaca, kedap ai saat hujan atau banjir, dan untuk daerah yang mudah terbakar atau meledak.
    • Keasaman Fluida
      • Ini biasnya fluida yang asam atau basa guna menentukan jenis material yang digunakan pada flow meter

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *