Penyebab laptop menjadi lemot saat digunakan

Anda punya segunung kerjaan ketika bekerja dari rumah tapi tiba-tiba laptop jadi lambat?

terus memuat laptop? Bahkan, pekerjaan tenggat waktu Anda tinggal sebentar lagi.

Tenang, Anda tidak perlu terburu-buru panik. Anda harus tahu dulu apa penyebab laptop jadi lambat. Kemudian Anda bisa menemukan cara untuk laptop tidak lambat tanpa perlu membawanya ke layanan atau instal ulang. Kira-kira bagaimana sih cara memperbaiki laptop yang tidak lambat? Review berikut lebih lanjut tentang cara membuat laptop tidak lambat.

Penyebab laptop lemot

Berdasarkan referensi dari omah-download.blogspot.com , berikut adalah beberapa penyebab nya :

Startup Program
Apakah Anda terlalu banyak memasang startup program pada laptop? Misalnya software yang berjalan di background seperti antivirus, notes, torrent dan lain sebagainya. Pada saat dinyalakan, software ini akan muncul dengan otomatis. Jika terlalu banyak, maka beban laptop saat booting juga akan semakin berat. Akibatnya laptop jadi lemot. Poin ini bisa Anda coba sebagai salah satu cara agar laptop tidak lemot di windows 10.

Faktor Harddisk
Harddisk merupakan salah satu komponen penyebab laptop menjadi lemot. Suka tidak suka, performa laptop Anda juga bakal dipengaruhi oleh kondisi harddisk. Jika Anda memiliki harddisk yang sudah tua dan kapasitasnya hampir habis, maka laptop bisa jadi lambat. Bahkan jika kapasitas harddisk sampai 95%, maka kinerja laptop bisa berkurang hingga 50%. Cara bikin laptop tidak lemot bisa dengan mengganti ke SSD (Solid State Drive).

Kapasitas RAM

Biasanya laptop dengan harga yang murah hanya dibekali dengan kapasitas RAM yang kecil. Maksimal laptop murah biasanya menggunakan RAM antara 2-4 GB saja. Kapasitas RAM yang terlalu kecil bisa membuat sistem kerja laptop jadi lemot. Apalagi jika Anda menjalankan program yang berat seperti Adobe Photoshop, Ilustrator, dll.

Baca Juga!  Spesifikasi teknis inti solar water heater inti solar

Menjalankan Banyak Program Bersamaan
Anda terbiasa multitasking ketika berada didepan laptop? Kalau Anda terbiasa membuka banyak porgram dalam sekali waktu, bisa saja laptop jadi lemot. Apalagi jika kapasitas RAM bawaan laptop kecil. Program-program berat seperti Adobe Photoshop dan Corel Draw jika dijalankan pada laptop dengan RAM kecil juga bisa membuatnya lemot bahkan hang atau stuck.

Kebanyakan Add-ons pada Browser
Jika Anda menginstal banyak sekali add-ons pada browser, secara tidak sadar Anda akan membuat laptop jadi lemot. Misalnya Anda menginstal Internet Download Manager (IDM), Youtube Downloader, AdBlocker, dan lain-lain. Hal ini biasa terjadi pada pekerja di bidang content writer atau praktisi SEO yang sehari-hari memang dituntut untuk selalu riset dan menganalisa perkembangan kompetitor. Nah, cara agar laptop tidak lemot saat internetan adalah dengan menggunakan APP Manager atau software sejenis untuk membatasi program yang sedang berjalan.

Kebanyakan Membuka Tab Browser
Saat menjelajah internet, ada banyak hal yang cukup menarik. Akhirnya Anda membuka banyak sekali tab untuk melihat setiap infonya. Tapi kebiasaan ini ternyata cukup membuat RAM kewalahan. Apalagi jika Anda membuka website yang punya sistem auto-refresh.

Antivirus
Antivirus harus terus berjalan di background demi melindungi laptop dari virus. Tapi sistem antivirus bianya cukup berat. Akibatnya laptop yang punya RAM sedikit bisa saja jadi lemot. Apalagi jika Anda menginstal 2 antivirus sekaligus. RAM dan juga kapasitas harddisk Anda pasti akan semakin berat.

Terkena Virus
Ada banyak file mencurigakan yang menyebar lewat online ataupun offline. Anda harus waspada jika ada file yang membahayakan laptop. Karena virus bisa membuat laptop Anda lemot atau bahkan rusak. Virus juga bisa menjadi penyebab download lambat. Alternatif cara setting laptop agar tidak lemot yakni dengan rutin membersihkan perangkat dari virus atau malware.

Baca Juga!  Jasa Pasang Kamera CCTV Di Bekasi Timur

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *