Sistem Drainase dalam Konstruksi Jalan

Tak aneh kalau jalan-jalan raya yg tiap hari kamu lalui ternyata dikerjakan dengan tahap yg lumayan lama? Meski cuma berupa hamparan namun sebenarnya tidak sesederhana itu.

Pembangunan jalan tak berbeda dengan bangunan umum lainnya, yakni tetap memerlukan planning yg benar-benar matang. Seusai plan tersebut disiapkan serta mendapat agreement dari pihak yg manajemen kota, barulah metoda pelaksanaan konstruksi jalan dapat dimulai.

Jika sebelumnya dibahas tentang lokasi jual besi unp yang bagus. Khusus kali ini ini tahapan yang akan kita bahas adalah tentang sistem drainase.

Pekerjaan Drainase

Drainase di jalan raya adalah komponen krusial buat melindungi daya tahan jalan. Sebab air dapat menjadikan jalanan rusak dengan tahap mengikis permukaan jalanan maupun yg dikenal dengan istilah erosi serta mereduksi daya dukung body jalan.

pekerjaan drainase

Sebab itulah amat krusial membangun mekanika drainase yg benar.

Skematis drainase pd jl. raya mesti memprioritaskan supaya air gampang mengalir keluar daripada permukaan jalanan, kanal di sisian jalan yg dapat menampung aliran air yang berasal dari atas jalan, kanal air di sisi luar jalan yg dapat dimuati air agar gak lagi ke ruas jalan, serta ada juga fasilitas gorong-gorong di bawah ruas jalan yg mengalirkan air melewati ruas jalan.

Disamping lorong air yg benar, erosi pada jl. raya pun dapat dihindari dengan menyiapkan tanggul serta stopper air. Tanggul stopper air ini berfungsi mereduksi laju aliran air serta menanggung lumpur-lumpur, jangan sampai semua fasilitas ini terlupakan.

Gravelling (Pengerasan Body Jalan)

Proses mengeraskan body jalan maupun dikenal dengan istilah gravelling diperbuat buat untuk memiliki lapisan permukaan body jalan yg kukuh. Ternyata ga cuma yang jual besi wf saja yang kadang kukuh harganya ga mau turun ya hehe..Kembali ke bahasan, permukaan body jalan yg kukuh mesti dapat menanggung segala cuaca, panas & hujan serta ga mengalami perubahan saat menanggung bobot. Disamping itu, permukaan body jalan yg kukuh bakal menahan air agar sulit buat masuk.

Baca Juga!  Cara Membangun Komunikasi Antara Jasa Arsitek dengan Klien!

Proses mengeraskan body jalan ini dilakukan dengan menyediakan lapisan batuan alam. Adapun level tebalnya antara 15cm sampai dengan 20cm sebelum tahap kompresi.

Bahan yg dipakai saat tahapan gravelling ini idealnya memiliki kandungan tiga bahan utama yaitu pasir, batu serta tanah liat dengan probabilitas batu 35% sampai dengan 65%, pasir 20% sampai dengan 40%, serta tanah liat 10% sampai dengan 25%.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *